27 Keutamaan Shalat Berjamaah

Ini dia maksud dari makna shalat berjamaah lebih utama 27 derajat, Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Atsqalani (dalam Fathul Basri, 2/133) mengungkapkan, "Aku telah mengintisarikan hal-hal yang menjadikan shalat berjamaah lebih utama 25 atau 27 derajat daripada shalat sendirian, yaitu sebagai berikut.

  1. Memenuhi panggilan muazzin dengan niat shalat berjamaah.
  2. Berangkat pada awal waktu menuju masjid.
  3. Berjalan dengan tenang menuju masjid.
  4. masuk ke dalam masjid sambil berdoa.
  5. Shalat tahiyatul masjid ketika masuk ke dalam masjid.
  6. Menunggu jamaah shalat lainnya.
  7. Hadirnya doa dari para malaikat.
  8. Kesaksian para malaikat yang kelak akan memberi pembelaan.
  9. Menjawab iqamat.
  10. Selamat dari setan ketika dia lari saat mendengar iqamat.
  11. Berdiri menuggu takbiratul ihram imam atau bergabung bersama imam dalam keadaan apa pun seorang mendapati imam.
  12. Mendapatkan takbiratul ihram.
  13. Meluruskan dan menutup celah-celah dalam shaf.
  14. Menjawab ucapan imam: sami'allaahu liman hamidah.
  15. Terhindari dari lupa atau lalai, termasuk mengingatkan imam saat dia lupa.
  16. Lebih mudah khusyuk dan terhindari dari beragam hal yang bisa melalaikan.
  17. Setiap jamaah akan lebih termotivasi untuk memperbagus tata cara shalatnya, tidak asal-asalan.
  18. Para malaikan akan mengitari orang-orang yang shalat berjamaah (dengan sayap-sayap mereka, sehingga ketenangan hati, keberkahan, dan kebaikan hadir di tengah-tengah jamaah shalat).
  19. Melatih diri untuk memperbagus bacaan Al-Quran sehingga terdorong untuk mempelajari rukun-rukun dan bagian-bagian dalam shalat.
  20. Shalat berjamaah termasuk salah satu syiar islam.
  21. Menghinakan setan dengan berjamaan dalam beribadah, hadirnya kebersamaan, tolong menolong dalam ketaatan, menghilangkan kemalasan, dan membangkitkan semangat di jalan Allah.
  22. Selamat dari penyakit kemunafikan dan terhindar dari buruk sangka orang-orang bahwa dia meninggalkan shalat. 
  23. Memungkinkan para makmum menjawab salam imam.
  24. Meraih manfaat dengan berkumpul dalam keadaan beribadah sehingga menghadirkan keberkahan yang sempurna sekaligus menyempurnakan amalan yang kurang. 
  25. Mempererat kasih sayang, perhatian, dan menegakkan kebersamaan di antara jamaah shalat.
  26. Mengondisikan para makmum untuk mendengarkan atau menyimak bacaan imam dengan saksama, khusus untuk shalat jahriyyah berjamaah.
  27. Makmum akan membacakan aamiin bersamaan dengan bacaan aamiin imam sehingga bacaan tersebut bersesuaian dengan bacaan aamiin dari para malaikat.

Maa syaa Allah, ini dia keutaamaan yang mulia bagi kaum muslimin yang hatinya terpaut dengan masjid. Semoga bermanfaat ^^